ErtadhaSulthan An Nashiro Muhammad

Lahir dari Keluarga Atlet

 

Oleh: Airun

Hello readers!!Ini teman kami yang berprestasi        yaitu Ertadha Sulthan An Nashiro Muhammad. Dia sekarang berumur 13 tahun, dan duduk di kelas 8 SMP Islam Al Azhar 19 Cibubur.

Semuanya Atlet!

Remaja laki-laki yang tinggal di Kelapa Dua Wetan ini, sudah mengikuti olahraga pencak silat sejak  kelas 1 SD. Sulthan lahir dan tumbuh dalam keluarga yang menekuni olahraga beladiri. Ayahnya aktif dalam beladiri kenpo, sedangkan ibunya aktif dalam taekwondo, kakak laki-lakinya mengikuti silat, taekwondo dan karate. Terakhir, kakak perempuannya mengikuti karate.

Sempat Mencicipi Karate

Dulunya, saat sedang menekuni Silat Sulthan sempat  tergoda mempelajari karate tapi kemudian kembali menekuni ilmu beladiri silat. “Lebih senang dengan pencak silat,  karena karate itu gerakannya lebih kaku, keras, dan sedikit lamba,” katanya memberikan alasan. Awalnya Ia mulai jatuh cinta dan serius mengikuti silat,  ketika saat kecil sering melihat kakaknya latihan dan mengikuti lomba beladiri

Memanen Penghargaan

Kerja keras dan ketekunannya di seni bela diri asal Indonesia ini, menuai hasil yang  gemilang. Di rumahnya kini terpajang  2 piala , 12 medali dan 13 sertifikat. Tidak mudah lho mendapatkan semua prestasi itu.

 

Rahasia Kesuksesannya

Mau tahu apa yang ia lakukan hingga dapat memanen banyak perhargaan?

“Saya selalu latihan silat setiap hari jumat selama 2 jam. Jika akan mengikuti lomba frekuensi latihan akan bertambah,” katanya.

Dukungan orang tuanya pun sungguh luar biasa. Jika akan berlomba doa kedua orang tua sangatlah menguatkannya. Selain doa, orang tuanya juga selalu mengingatkan agar ia rajin beribadah latihan, dan berpikir positif.

Suka dan Dukanya

Kalau soal memar, pasti Sulthan alami. Tapi setelah diobati dengan ramuan khusus, memarnya akan hilang. Ia lebih sering mengikuti lomba di POPKI. Pertandingan professional pertama kali yang diikuti saat duduk di kelas 3 SD. Gelar yang didapat adalah “Lelaki Terbaik” Tak terkira betapa bahagia  mendengarnya, matanya berbinar-binar dan ia pun memenangkan lombanya.

Pesannya untuk teman-teman, “Buat yang sedang belajar beladiri, tetaplah semangat, berjuang, dan janganlah menyerah!”